Warga Rancabungur ‘Hidup Lagi’ Setelah Dinyatakan Mati, Pihak RSUD Kota Bogor Beri Penjelasan

Tribun Newscom – AS (40) Kabupaten Bogor Rangapungor, Jawa Barat ‘dihidupkan kembali’ setelah diumumkan meninggal dunia.

Tubuh kami di peti mati tiba-tiba mulai bergerak.

Keluarga yang melihat jenazah tentara AS itu bergerak, langsung membawanya ke rumah sakit dan kemudian segera dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bogor.

Saat ini, Amerika Serikat masih dalam perawatan RSUD Kota Bogor.

Elham Sheder, Direktur Senior RSUD Kota Bogor, mengatakan warga Amerika Serikat dibawa ke rumah sakit karena gangguan kesadaran.

Dan Elham mengatakan dalam panggilan telepon pada Senin malam (14/11/2020), “Pasien ini datang dalam keadaan tidak sadar, mendapat perawatan, dan bisa pindah ke kamar rumah sakit tanpa masalah.”

Elham melanjutkan dengan mengatakan bahwa ketika Amerika tiba, dia lemah.

“Karena kurangnya kesadaran itu sendiri berbentuk konvensi yang ketat, kami akan menanganinya sampai menjadi jelas,” katanya.

Terkait, konon dia meninggal lebih dulu, namun Elham belum memastikan secara pasti.

Pihaknya baru menangani kasus itu saat Amerika Serikat dipindahkan ke Rumah Sakit Kota Bogor.

“Dia pergi ke rumah sakit dan tidak menggunakan peti mati lagi karena keluarganya telah membukanya di rumah. Kami tidak tahu apakah itu benar atau tidak. Tidak perlu diributkan. Yang penting adalah bagaimana dia menyelamatkan pasien .”

Dia menambahkan, “Yang penting tidak ada masalah dan pasien baik-baik saja. Cerita sebelumnya hanya bumbu dan ini di luar jangkauan saya.”

Saat ini, RS Elham di Amerika Serikat telah dipastikan mendapatkan perawatan di RS Kota Bogor.

“Kondisi pasien saat ini dalam perawatan dan pengawasan kami,” ujarnya.

Sebelumnya, Kematian di Amerika diumumkan pada hari Jumat.

Amerika Serikat ditempatkan di peti mati dan diangkut ke rumah duka.

Namun, pada hari peringatan kematiannya, sebuah keluarga Amerika membuka mulut untuk melihat mayat Amerika terakhir.

“Kami ingin memastikan dulu jenazahnya masih bergerak setelah dibuka,” ujarnya kepada wartawan, Senin (14/11/2022).

Keluarga Amerika yang melihat jenazah dibangkitkan tiba-tiba dikejutkan dengan reaksi orang Amerika yang sudah berada di dalam peti mati.

Saat keluarga melihat jenazah warga Amerika itu demam, mereka langsung membawanya ke rumah sakit untuk diperiksa kondisinya.

“Kami segera mengambil tindakan dan segera membawanya ke rumah sakit dan memberinya oksigen. Kemudian dibawa ke RSUD Kota Bogor,” ujarnya.

Negara bagian Amerika saat itu kembali bernafas dan langsung memberikan oksigen.

Ketika Amerika hidup kembali, keluarganya tidak menyangka apa yang dia alami.

Dia menambahkan, “Saya meninggalkan rumah dalam keadaan sehat, dan sebelum itu, keluarga saya sangat senang dan tidak menyangka karena tidak ada tanda-tanda akan segera runtuh.”

ketika kematiannya diumumkan

Sebelumnya, Amerika Serikat dijatuhi hukuman mati saat bertugas di Semarang, Jawa Tengah.

Jenazah tentara AS itu kemudian dibawa ke rumah sakit di Jakarta, di mana dia juga dinyatakan meninggal.

Peti jenazah kemudian dipindahkan ke rumah duka di Kabupaten Bogor.

“Dia meninggal saat aktif di Semarang. Ada yang bilang sakit dan dibawa ke rumah sakit di Jakarta. Dia dilaporkan meninggal di rumah sakit di Jakarta,” kata Saputra, kakak laki-laki Amerika.

Menurut Saputra, pihak keluarga heran dengan keadaan Amerika yang sudah ada di peti mati.

“Awalnya kami ingin melihat apakah jenazah masih bisa bergerak setelah dibuka,” katanya.

Keluarga kaget dan tidak percaya tubuh korban bergerak lagi. Prosedur pemakaman juga disiapkan pada saat itu.

Keluarga korban langsung membawanya ke rumah sakit dan memeriksakan kondisinya hingga bisa bernapas kembali.

”Kami bertindak cepat dan langsung membawa mereka ke rumah sakit yang diberi oksigen. Kemudian mereka dibawa ke RSUD Kota Bogor,’” jelasnya.

Artikel ini diterbitkan dengan judul The Living Dead Again Makes Terrible. Kepala RSUD Bogor mengungkapkan kondisi terkini pria asal Rankabungo.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *