Salurkan Bantuan, Aksi Sosial Komunitas Hingga Relawan Bagi Korban Gempa Cianjur Belum Surut

Koresponden Lezzardini

JAKARTA – Tim jurnalis dan fotografer bernama Mobil Permata Sani mengunjungi lokasi pengungsian di Desa Siputri, Kecamatan Basit, Desa Sukamulya, Kecamatan Kojinang, dan Kabupaten Cianjur.

Permata Sani bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) Solidaritas Merah Putih menyerahkan bantuan berupa tenda peleton, terpal, ratusan paket sembako, popok dan selimut kepada beberapa korban.

“Kami berharap mereka mendapatkan kekuatan dan pulih dari musibah ini. Kami telah mendistribusikan banyak barang bantuan langsung kepada para korban di distrik Basit dan Kojinang. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Dukungan yang kami berikan membantu para korban di sana. Kami berharap itu akan membantu Anda,” kata Permata Waruka, pendiri. Tim ‘Permata Sani Karis’ dipindahkan dalam pernyataannya, Kamis (12 Januari 2022).

Permata mengatakan, sulitnya akses ke lokasi pengungsian, khususnya di Kecamatan Koginang, karena sambutan hangat para korban.

Dalam perjalanan menuju lokasi evakuasi, ia melihat hampir setiap rumah roboh.

“Ternyata apa yang kami lihat di postingan media sosial tidak sesuai dengan kenyataan. Para korban sangat membutuhkan bantuan kami. Sebelumnya, tim kami bekerja sama dengan TRC Solmet untuk mencari tahu di mana mereka benar-benar membutuhkannya, sehingga bantuan ini akan diterima langsung Anda bisa menjadi korban.

Seperti yang dikatakan Boim (34), warga Desa Segras, Kogenang mengungkapkan penyesalannya atas pemberitaan yang berbeda dengan kenyataan.

“Sebenarnya kita masih butuh tempat yang layak.

Tenda evakuasi yang disediakan sudah penuh. Distribusi ke daerah yang sulit dijangkau tidak merata dan masih ada kekurangan tenda di daerah kami.”

Begitu pula dengan Teddy Suzand (37), warga Desa Basset Siputri, yang harus membeli bambu untuk tempat tinggal.

Teddy mengatakan, “Awalnya tenda darurat itu penuh sesak dengan keluarga beranggotakan lima orang.” “Istri saya mau melahirkan, jadi saya harus turun jalan. Saya dapat terpal untuk tenda darurat, tapi ada tidak ada karpet.” “. Seseorang yang berprofesi sebagai guru honorer sekolah dasar.

Sementara itu, dalam kapasitasnya sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi, Noviana menyambut baik ajakan tim Permata Sani Bedoli untuk menyalurkan bantuan.

Hingga 16 sukarelawan dan dua ambulans TRC Solmet dikerahkan untuk melakukan logistik.

Seperti diketahui, “Permata Sanny Cares” memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi dan sering mengikuti berbagai aksi kemanusiaan apapun pendapatnya. “Dengan tim Parmata Sani Karis”, kata Noviana.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *