Populer Regional: Bayi 4 Tahun Selamat Dari Reruntuhan Gempa | 8 Kejanggalan Tewasnya Prada Indra

Sebuah tabloid lokal memulai dengan kisah mengharukan tentang seorang anak laki-laki berusia 4 tahun yang selamat dari gempa Cianjur.

Seorang anak yang selamat tertimpa reruntuhan rumah.

Saat ditemukan, Selmtool sedang memeluk adiknya.

Kemudian terjadi penganiayaan terhadap pegawai karaoke di Boyolali, Jawa Tengah.

Menurut informasi terakhir, polisi telah menangkap para pelaku.

Kelompok 2 Kandang Menjangan yang terlibat dalam peristiwa ini, termasuk anggota Kopassus dari Kartasura.

Kabar hangat terakhir adalah tentang meninggalnya Prajurit TNI Angkatan Udara Prada Muhammad Indra Wijaya alias Prada Indra.

Sejumlah kejanggalan terungkap dalam kasus meninggalnya Prada Indra.

Belakangan diduga kuat korban dianiaya hingga meninggal oleh empat orang lanjut usia.

Berita lokal teratas dari 24 jam terakhir meliputi:

1. Seorang anak laki-laki berusia empat tahun selamat dari reruntuhan gempa dan menemukan dia dan saudara laki-lakinya saling berpelukan.

Pada Senin, 21 November 2022, kisah mengharukan anak dan balita yang selamat dari reruntuhan rumah yang tertimpa gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat terus bermunculan seperti yang diceritakan masyarakat.

Salah satunya adalah kisah penyelamatan seorang anak muda bernama Salmatul Sahada (4). Dia ditemukan dengan selamat di antara puing-puing rumahnya Senin sore, memeluk saudara perempuannya ketika gempa melanda.

Pada Kamis sore (24 November 2022) di Pusat Layanan Psikososial Lapangan Sukamaju 2, Kabupaten Cianjur, Kecamatan Cugenang, Desa Gasol, Romo Deden menceritakan bagaimana Salmatul selamat dari gempa.

“Salma sedang di dapur bermain dengan istri dan adik-adiknya saat gempa terjadi. Saya sedang bekerja di luar dan ketika tahu ada gempa, saya langsung pulang dan mencari mereka,” kata Diden. Ibid., Kamis (24 November 2022).

“Alhamdulillah, saya mendengar teriakannya dan langsung mencari sumber suaranya. Saya beruntung telah menemukannya. Saya segera membantunya keluar dari reruntuhan,” katanya.

Adik Salamatul, Fateh al-Din, 2, dan Zain Abidin, 1, selamat karena kedua anaknya diasuh sang ibu.

“Jadi saat diselamatkan, dia dalam posisi berpelukan kecuali Selma bermain sendiri. Kepala Selma terbentur reruntuhan dan terluka,” kata Did.

Did mengaku bersyukur masih bisa melihat istri dan anak-anaknya meski rumahnya hancur total.

Ia melanjutkan, “Aku bersyukur bisa bertemu lagi, dan sekarang aku harus move on. Meski rumah hancur, yang penting aku bisa bertemu keluargaku.”

Baca selengkapnya

2. Penangkapan pelaku sebagai pelayan karaoke di Boyolali, pemeriksaan anggota Kopassos.

Beginilah nasib para pelaku penganiayaan terhadap staf karaoke Voyolari yang diketahui terkait dengan anggota Komando Pasukan Khusus (Copassos).

Sebuah video yang memperlihatkan pelecehan oleh staf PA Karaoke Boyolali viral di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, beberapa orang secara brutal memukuli beberapa pekerja karaoke.

Bahkan, salah satu penyerang berkali-kali memukul petugas bar karaoke dengan helm.

Deskripsi video yang diunggah menyebutkan, salah satu pelaku merupakan anggota kelompok kedua, Kopassus, di Kandang Menjangan Kartasura.

Belakangan diketahui, penganiayaan itu terjadi pada Senin (21/11/2022).

2 tersangka ditangkap

Polisi akhirnya menangkap pelaku yang menganiaya staf karaoke tersebut.

Dua pelaku, nama samaran AR Ome (32) dan nama samaran SES Mbelo (25), ditangkap.

AR berbasis Teras Boyolali dan SES berbasis Banyudono Boyolali.

AKBP Buyolali Kapolsek Asep Mauludin mengatakan, pelaku ditangkap pada Rabu (21/11/2022) WIB pukul 21.30.

Tidak ada perlawanan dari pelaku selama proses penangkapan.

Asip menyatakan tidak menutup kemungkinan penangkapan lebih lanjut terhadap para pelaku.

Berdasarkan rekaman video, jumlah pelaku diperkirakan lebih dari dua orang.

Baca selengkapnya

3. Delapan Kesulitan Kematian Prada Indra: Menyegel Peti Mati, Kesulitan Meminta Autopsi

Meninggalnya prajurit TNI Angkatan Udara Prada Muhammad Indra Wijaya (alias Prada Indra) masih menyisakan banyak tanda tanya bagi pihak keluarga.

Prada Indra meninggal dunia pada Sabtu (19/11/2022) di Markas Komando Operasi Angkatan Udara (Makoopsud) III Biak Tamtama Tiger Mess Papua setelah dilaporkan pingsan.

Prada Indra dikabarkan meninggal karena dianiaya oleh seorang sesepuh.

TNI AU kini telah menetapkan empat petinggi Prada Indra sebagai tersangka pembunuhan tersebut.

Ini adalah Prada SL, Prada MS, Pratu DD dan Pratu BG.

Keempatnya dituduh memukuli Prada Indra hingga tewas.

Prada SL cs saat ini ditahan selama 20 hari untuk keperluan investigasi.

Secara singkat, rangkaian penyangkalan atas meninggalnya Prada Indra adalah sebagai berikut.

itu namanya dehidrasi

Kakak Prada Indra, Rekha Wijaya mengungkapkan, awalnya pihak keluarga hanya mendengar kabar meninggalnya sang kakak.

Reka mengatakan, keluarga meminta video call ke Kapolres Prada Indra untuk mengetahui kondisi kakaknya.

Saat mengetahui mata dan hidung Prada Indra tertutup kapas, dia bertanya kepada keluarganya.

Namun Kepala Prada Indra, Kolonel Viradianto mengatakan, wajar jika wajah jenazah ditutupi kapas.

“Setelah menerima kabar duka tersebut, kami sekeluarga langsung menghubungi Letkol Ferradianto untuk video call guna memastikan kebenaran kabar tersebut,” kata Rica, Rabu (23/11/2022), mengutip Rica.

Baca selengkapnya

()

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *