Polandia Tingkatkan Kesiapan Militer Setelah 2 Orang Tewas Akibat Serangan Rudal Diduga Dari Rusia

Polandia meningkatkan kesiapan banyak pasukannya setelah terjadi ledakan di kota Przyodo dekat perbatasan Ukraina pada Selasa siang waktu setempat (15 November 2022).

Menurut pejabat Polandia, dilansir The Independent, ledakan itu diduga disebabkan oleh rudal Rusia, yang menewaskan dua orang.

Amerika Serikat dan sekutu Baratnya sedang menyelidiki laporan tersebut.

Namun, belum bisa dipastikan apakah ledakan itu benar-benar disebabkan oleh Rusia.

Seorang juru bicara pemerintah mengatakan Polandia saat ini sedang menyelidiki apakah permintaan konsultasi diperlukan berdasarkan Pasal 4 Perjanjian Aliansi Militer NATO.

Pasal 4 mengizinkan negara-negara anggota NATO untuk mengangkat isu-isu khusus terkait keamanan untuk dibahas di Dewan Atlantik Utara.

Juru bicara pemerintah Piotr Mueller mengatakan: “Diputuskan belum lama ini untuk memperkuat kesiapan tempur beberapa unit di Polandia dan untuk memperkuat kesiapan tempur unit lain dalam dinas reguler di Polandia.”

Malam ini Associated Press, mengutip seorang pejabat intelijen senior AS, mengatakan ledakan itu disebabkan oleh rudal Rusia di atas Polandia.

Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Rusia membantah kabar tersebut.

Mereka menggambarkannya sebagai “provokasi yang disengaja untuk memanaskan situasi”.

G7, pertemuan dadakan

Sementara itu, Kyodo News melaporkan, mengutip sumber pemerintah Jepang, para pemimpin G7 memutuskan mengadakan pertemuan darurat pada Rabu (16 November 2022) sebagai tanggapan atas ledakan di Polandia. .

KTT akan diadakan di Bali, Indonesia, di mana KTT G20 sudah diadakan.

Meski demikian, kepala pemerintahan Amerika Serikat, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, dan Inggris Raya akan membahas insiden tersebut dan konsekuensinya.

Semua anggota G7 kecuali Jepang adalah anggota NATO.

Reuters melaporkan bahwa pertemuan antara Jepang dan Inggris, yang dijadwalkan pada hari yang sama, telah ditunda.

Perdana Menteri Polandia Mendesak Polandia untuk “Tenang”

Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki mengadakan konferensi pers dan mendesak warga untuk waspada.

Moraviki mengatakan kepada wartawan bahwa pasukan keamanan dan pakar internasional berada di Przyudov untuk mencari penyebab ledakan tersebut.

Mateusz Morawiecki menyoroti beberapa langkah yang sudah diumumkan, termasuk meningkatkan kesiapan militer dan membahas pertemuan Pasal 4 antara negara anggota dan sekutu NATO.

Warsawa juga akan memperketat kontrol wilayah udara.

Perdana Menteri kemudian mendesak orang-orang untuk menahan diri.

“Saya meminta seluruh warga Polandia untuk tetap tenang menghadapi tragedi ini.”

“Hati-hati, jangan dimanipulasi.”

“Kita harus siap menghadapi berita palsu dan upaya propaganda.”

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan rudal Rusia menghantam wilayah “negara sahabat kita”.

The Independent melaporkan bahwa dalam pidato harian pada Selasa malam, Presiden Ukraina Zelensky mengisyaratkan serangan rudal terhadap anggota NATO Polandia.

“Rudal Rusia menghantam Polandia, tanah air kita yang bersahabat. Orang-orang tewas,” kata Zelensky.

Komentarnya muncul setelah Rusia meluncurkan lebih dari 100 serangan rudal dan pesawat tak berawak ke Ukraina, yang baru-baru ini memperluas invasinya.

“Semakin impunitas yang dirasakan Rusia, semakin besar ancaman bagi siapa pun yang berada dalam jangkauan rudal Rusia. Rudal diluncurkan ke wilayah NATO!”

“Ini adalah serangan rudal Rusia terhadap keamanan kolektif! Ini adalah langkah yang sangat besar. Kita harus bertindak.”

“Apa yang telah kami peringatkan begitu lama telah terjadi hari ini. Kami telah mengatakan bahwa terorisme tidak terbatas pada perbatasan kami.”

“Sekarang saya ingin mengatakan kepada semua saudara dan saudari Polandia kami: Ukraina akan selalu mendukung Anda.”

“Orang bebas tidak akan takut.”

“Kemenangan adalah mungkin bila tidak ada rasa takut. Baik Anda maupun kami tidak takut.”

(T-ara Shelaby)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *