Nikmati Ratusan Koleksi Radio Tabung Vintage Kami Dari Tahun 30-an Hingga 90-an Di Tangsel

Liputan6.com, Jakarta Hingga 18 Desember 2022, ratusan radio lawas atau vintage dari berbagai negara di dunia akan dipamerkan di Alam Sutera Audio Fest 2022 di kawasan The Flavor Bliss Broadway Tangerang Selatan (Tangsel). .

Radio antik dari negara lain dari kolektor yang berbeda. Ambil foto radio transistor tahun 90-an, gramofon tua di Jerman tahun 1940-an, dan berbagai jenis keluaran Philips tahun 1930-an.

Tidak hanya struktur yang sangat antik dan menarik yang dipamerkan, penyelenggara acara juga memajang berbagai informasi mengenai tanggal dan tahun pembuatan radio tersebut. Jadi tidak ada pengunjung reguler monitor radio yang dapat mengacaukan informasi ini.

Sejak itu, banyak alat musik dan alat elektronik abad ke-20 bermunculan. Mulai dari TV tabung yang dilengkapi antena indoor, piano klasik, LP, hingga berbagai kaset berisi karya musisi dalam dan luar negeri.

Baca juga

“Menarik bahwa pendekatan musik digital berbeda pada zaman kita hidup, jadi kita tahu bahwa orang-orang di masa lalu ingin menikmati musik yang sangat unik,” kata Indra, salah satu pengunjung, kata Indra.

Ratusan radio tabung vakum tersedia gratis bagi warga Tangerang Selatan hingga 18 Desember 2022. Beberapa radio dibuat di Indonesia sementara yang lain berasal dari Belanda, Swedia, Jerman, Inggris dan Hungaria.

Pameran ini bermanfaat bagi generasi muda untuk belajar dan menimba ilmu tentang sejarah radio dunia, menumbuhkan dan meningkatkan kecintaan mereka terhadap radio tabung, ujar Sari Setianengrom, Village Manager Sotera World Group.

Dia berkata, “Sekitar 100 radio tua dipajang. Semuanya merupakan koleksi radio berkualitas tinggi, berkualitas tinggi, memungkinkan masyarakat untuk berkomunikasi langsung dengan para kolektor,” katanya. ketika Anda bertemu dengannya 9 Desember 2022 (Jumat) di lokasi.

Pihaknya juga berharap pameran tabung radio ini menjadi langkah awal terbentuknya komunitas radio lama Sejabodetabe. Selain itu, pameran ini diharapkan dapat menjadi objek wisata reguler di masa mendatang.

Sementara itu, Wakil Walikota Namtangerang Pilar Saga Ishan mengatakan, pameran radio tabung dan fonograf Tangsil akan menjadi yang pertama di Namtangerang.

“Saya harap ini menjadi tonggak untuk menambah pengetahuan tentang apa itu radio dan fonograf. Saya harap ini terus berlanjut,” ujarnya. (Pramita Tristiawati)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *